Konsisten


Menurut kamus bahasa Indonesia konsisten itu adalah tetap, tetap disini maksudnya bukan diam atau nggak bergerak tapi lebih mengarah ke menetap dalam suatu bidang yang didasari kemauan, rasa percaya, dan tindakan demi mencapai suatu tujuan.
Jadi awal gue nge-blog gue pikir kalau nge-blog itu sangat simpel, emang bener simpel saat pendaftarannya tapi susah konsisten saat menjalaninya. Mengapa, ini karena gue adalah tipe orang yang mudah bosen dalam suatu hal, kecuali kalau memang hal itu menyenangkan seperti hal nya sebuah hobi.
Kemudian, dari beberapa hari kemarin gue sadar kalau emang semua nggak semudah yang gue pikirin apalagi buat konsisten. Saat mulai nge-blog gue beberapa kali sempet vakum buat nulis, bahkan tulisan yang ada di blog gue hapus saking gila nya. Waktu statistik gue lagi bagus-bagusnya gue malah hapus blog nya sekalian. Bukan isi nya lagi, tapi blog nya. Gila kan gue, makanya sekarang blog gue kaya gini. Ga berbentuk.
Tapi pada hari itu gue coba buat mulai konsisten dan menahan rasa malas. Emang sih, sebenarnya rasa malas itu sangat susah untuk dilawan oleh beberapa orang (termasuk gue) kecuali lu makan coklat. Lah apa hubungannya sama coklat ?

Oke mari langsung ke pembahasan yaitu bagaimana cara untuk konsisten atau lebih tepatnya bagaimana gue bisa mulai konsisten, walau emang belum kelihatan sih kalau gue udah mulai konsisten... tapi, lama-kelamaan perubahanya akan muncul. Oke berikut cara-caranya.
1.      Niat
Niat merupakan sesuatu yang harus ada sebelum kamu melakukan sesuatu. Yup, niat itu bagaikan sebuah syarat untuk melakukan sesuatu apalagi sesuatu yang besar, seperti contoh berikut : kamu suka sama olahraga basket tapi ayah kamu bilang ke kamu buat ikut voli terlebih lagi di tempat kamu susah nyari lapangan basket dan nggak ada klub basket, tapi kalo kamu udah niatnya ke basket, sesulit apapun rintangan kamu pasti bisa melawannya (gue yakin), jadi niat adalah sesuatu yang terpenting sebelum melakukan sesuatu.
2.      Tekad
Tekad ini hampir seperti sebuah bumbu penting yang harus ada saat kamu telah menanamkan niat, kamu harus benar-benar sadar dan selalu ingat akan tekad kamu. Seperti, berjanjilah ke diri kamu sendiri kalau kamu akan konsisten dalam menjalani sesuatu. Contoh, kamu janji ke diri kamu sendiri buat makan mie rasa ayam bawang setiap seminggu sekali dan kalo kamu gagal menepati janji itu kamu harus mencuci piring sendirian selama satu bulan penuh.
3.      Bertindak
Tentunya bertindak adalah sesuatu yang harus kamu lakukan jangan sampai kamu terlalu lama terdiam, kalau terlalu lama terdiam maka kamu akan terjatuh. Sebagai contoh kamu sedang main sepeda, saat main sepeda kamu harus selalu bergerak supaya sepeda tetap seimbang dan nggak terjatuh. Karena itu kamu harus menentukan berapa lama kamu harus berfikir dan berapa lama kamu harus bertindak.
4.      Konsisten
Untuk bisa konsisten kamu harus konsisten, sebenarnya kata-kata “gue bakalan mencoba untuk konsisten" itu salah yang bener adalah “gue bakalan konsisten dalam bidang yang satu ini” konsisten itu adalah tindakan kamu dalam suatu bidang, bukan kamu yang mau konsisten tapi nggak tau mau kemana.
5.      Tentukan Tujuan
Udah gue jelasin sebelumnya kalo kamu mau konsisten kamu harus punya sebuah bidang dan tujuan, tanpa tujuan yang jelas kamu nggak bakalan bisa konsisten. Misalkan kamu mau konsisten tapi nggak tau mau konsisten ke bidang apa, ini merupakan sebuah kesalahan yang dilakukan oleh kebanyakan orang. Karena itu tentukan dulu apa tujuan kamu konsisten. Seperti contoh yang gue bilang tadi, kamu mau konsisten nggak kebanyakan makan mie ya kamu harus berjanji ke dalam diri kamu sendiri, bisa dibilang menahannya untuk sesuatu yang lebih baik.

That's it.

Comments