Renungan detik ini
Sesaat setelah mata terbuka dari senyapnya malam, sejenak dia berkaca-kaca, meraba segala sesuatu yang akan dia lihat, imaji yang tertangkap sebelumnya jadi kiasan yang jelas dan yang pertama diterawang kala badan mulai merasakan kelenturan tulang yang sedari malam terbujur seolah tak berdaya.
Seketika itu timbullah berbagai macam pikiran yang merusak fenomena itu, yah kesibukan,rutinitas didepan mulai menyapa mata dan sebongkah urat dibawah selaput keras kepala.
Mari membuka lebar-lebar mata, membangunkan otak kecil yang lelap oleh selimut hangat tempat tidur kita. Beranjak dan katakanlah
"Dengan menyebut nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang",
Ringkas, sederhana dan tak terlalu menyulitkan kita untuk menghafalnya, namun, penting dan mengandung ribuan arti, tak terbalas oleh teriakan ratusan ribu koor penyemangat dan lebih indah dari jutaan kalimat sang motivator yang handal. Hidup hari ini berawal dari sini,
"BISMILLAHIRROHMANIRROKHIM"
Ada sedikit ritual sebelum kita menunaikan rutinitas, memberi asupan cukup untuk tubuh, sebagai pelindung fisik dari penyakit zahir(nyata),
Tanpa terlupakan iringan doa keselamatan sebelum bergegas berangkat sebagai modal yang paling utama sebagai pencegah penyakit hati masuk ke rohani kita.
Mulai menunaikan pekerjaan dengan doa,membangkitkan semangat dengan doa,menyelesaikan masalah berlandaskan pengamalan doa,dan mengakhiri dan memutuskan segala sesuatu dengan cara dan tabiat penuh agama,
Mengikhlaskan hati dansegenap tenaga bahwasanya pekerjaan adalah bagian dari kehidupan dan tuntunan ibadah. Berharap Allah meridhoinya.
"AMIN YA RABBAL 'ALAMIN"
Badan penuh peluh, secerca semangat pergi dalam lipatan kertas penuh tinta, dalam guratan kayu berhias ukiran indah, dalam leburan besi yang menjadi kokoh seketika itu,dan dalam bayang-bayang gambar berkuas ide-ide cemerlang.
Kala senja menjemput, berpulang kita dari kesibukan yang cukup menguras tenaga dan pikiran kita.
Waktu yang tersisa kini disematkan untuk sebuah kehidupan yang lebih kecil namun penuh dengan ribuan pengharapan, keluarga tercinta, sebuah lingkup yang harus kita jaga keimanan, ketahanan dan kelangsungannya.
Bercanda penuh gelak tawa, seolah jadi obat yang paling ampuh untuk melepas penat siang tadi, memberikan wawasan tentang sebuah makna kehidupan beragama, kehidupan yang mengandung agama, dan kehidupan yang selalu bertujuan dan bertumpu pada agama, agama yang mulia, ISLAM.
Lalu sesaat sebelum kembali terlelap,bercerita tentang sebuah cita-cita,sebuah keinginan,sebuah pengharapan tentang kerinduan dan kecintaan pada sang Khalik,dan berharap agar selalu khusnul khatimah sampai ajal menjemputnya.
Dan berikrar akan selalu menjaga amanat serta nikmat yang telah terberi dari-Nya untuk kita dari segala macam kemusyrikan dan kemunafikan......
"FA INSYA ALLAH"
Aku,
Yang masih berusaha mengenal agama,
Yang mencoba menjaga amanatMU
Yang tak kuasa menghindar dari godaan dunia,
Yang tak berdaya menjaga nikmatMU,
Bimbing dan maafkanlah aku,
Tunjukan padaku jalan tanpa cela itu,
Jalan yang selalu mendapat ridhoMU,
Jalan menuju jembatan kebahagian kekal yang KAU janjikan untukku,dan untuk kaum yang pandai bersyukur
Seketika itu timbullah berbagai macam pikiran yang merusak fenomena itu, yah kesibukan,rutinitas didepan mulai menyapa mata dan sebongkah urat dibawah selaput keras kepala.
Mari membuka lebar-lebar mata, membangunkan otak kecil yang lelap oleh selimut hangat tempat tidur kita. Beranjak dan katakanlah
"Dengan menyebut nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang",
Ringkas, sederhana dan tak terlalu menyulitkan kita untuk menghafalnya, namun, penting dan mengandung ribuan arti, tak terbalas oleh teriakan ratusan ribu koor penyemangat dan lebih indah dari jutaan kalimat sang motivator yang handal. Hidup hari ini berawal dari sini,
"BISMILLAHIRROHMANIRROKHIM"
Ada sedikit ritual sebelum kita menunaikan rutinitas, memberi asupan cukup untuk tubuh, sebagai pelindung fisik dari penyakit zahir(nyata),
Tanpa terlupakan iringan doa keselamatan sebelum bergegas berangkat sebagai modal yang paling utama sebagai pencegah penyakit hati masuk ke rohani kita.
Mulai menunaikan pekerjaan dengan doa,membangkitkan semangat dengan doa,menyelesaikan masalah berlandaskan pengamalan doa,dan mengakhiri dan memutuskan segala sesuatu dengan cara dan tabiat penuh agama,
Mengikhlaskan hati dansegenap tenaga bahwasanya pekerjaan adalah bagian dari kehidupan dan tuntunan ibadah. Berharap Allah meridhoinya.
"AMIN YA RABBAL 'ALAMIN"
Badan penuh peluh, secerca semangat pergi dalam lipatan kertas penuh tinta, dalam guratan kayu berhias ukiran indah, dalam leburan besi yang menjadi kokoh seketika itu,dan dalam bayang-bayang gambar berkuas ide-ide cemerlang.
Kala senja menjemput, berpulang kita dari kesibukan yang cukup menguras tenaga dan pikiran kita.
Waktu yang tersisa kini disematkan untuk sebuah kehidupan yang lebih kecil namun penuh dengan ribuan pengharapan, keluarga tercinta, sebuah lingkup yang harus kita jaga keimanan, ketahanan dan kelangsungannya.
Bercanda penuh gelak tawa, seolah jadi obat yang paling ampuh untuk melepas penat siang tadi, memberikan wawasan tentang sebuah makna kehidupan beragama, kehidupan yang mengandung agama, dan kehidupan yang selalu bertujuan dan bertumpu pada agama, agama yang mulia, ISLAM.
Lalu sesaat sebelum kembali terlelap,bercerita tentang sebuah cita-cita,sebuah keinginan,sebuah pengharapan tentang kerinduan dan kecintaan pada sang Khalik,dan berharap agar selalu khusnul khatimah sampai ajal menjemputnya.
Dan berikrar akan selalu menjaga amanat serta nikmat yang telah terberi dari-Nya untuk kita dari segala macam kemusyrikan dan kemunafikan......
"FA INSYA ALLAH"
Aku,
Yang masih berusaha mengenal agama,
Yang mencoba menjaga amanatMU
Yang tak kuasa menghindar dari godaan dunia,
Yang tak berdaya menjaga nikmatMU,
Bimbing dan maafkanlah aku,
Tunjukan padaku jalan tanpa cela itu,
Jalan yang selalu mendapat ridhoMU,
Jalan menuju jembatan kebahagian kekal yang KAU janjikan untukku,dan untuk kaum yang pandai bersyukur
Comments
Post a Comment
Terima Kasih telah berkunjung ke Blog saya, silahkan tinggalkan komentar anda dengan sopan.